Mangkrak Bangunan Gedung SMP Negeri Habolat, Ditemukan Pj. Bupati Alor

Ini kondisi salah satu gedung SMP Negeri Habolat. Kondisi gedung ini ditemukan Penjabat Bupati Alor DR. Drs. Zet Sony Libing, M.SI dalam kunjungannya, Jumat 05 April 2024. FOTO:MORISWENI/RADARPANTAR.com
Ini kondisi salah satu gedung SMP Negeri Habolat. Kondisi gedung ini ditemukan Penjabat Bupati Alor DR. Drs. Zet Sony Libing, M.SI dalam kunjungannya, Jumat 05 April 2024. FOTO:MORISWENI/RADARPANTAR.com

KALABAHI,RADARPANTAR.com-Pembangunan Gedung Tata Usaha SMP Negeri Habolat, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor ditemukan Penjabat Bupati Alor DR. Drs. Zet Sony Libing, M.SI, Jumat (06/04) dalam keadaan mangkrak.  Bangunan gedung dengan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Tahun Anggaran 2023 dilaporkan sudah dua kali berganti tukang tetapi  dibiarkan tak beratap hingga ditemukan Penjabat Bupati Alor.  

Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Alor diinstruksi Penjabat Bupati Alor untuk segera memerintahkan kontraktor pelaksana agar segera melanjutkan pembangunan gedung itu hingga tuntas.  

Bacaan Lainnya

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Alor Anthon Makoni, SP yang ikut dalam rombongan kunjungan Penjabat Bupati Alor itu mengaku bangunan gedung sekolah itu dikerjakan salah seorang kontraktor asal Kota Kupang.  Makoni menyampaikan ini ketika ditanya Penjabat Bupati Alor perihal kontraktor yang mengerjakan bangunan sekolah itu.  

Kontraktor di Alor sudah tidak ada lagi sehingga harus mendatangkan kontraktor dari Kupang untuk mengerjakan ini gedung, tandas Libing menjawab Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Alor.  

Menurut Libing, jika kontraktor tidak mau berurusan dengan aparat penegak hukum maka sebaiknya segera melanjutkan pekerjaan yang masih tersisa ini hingga tuntas.  Di lokasi kunjungan, Penjabat Bupati Alor minta Sekretaris Dinas Pendidikan untuk menghubungi kontraktor pelaksana melalui telp selular, sayangnya kontraktor pelaksana tidak berhasil dihubungi.  

Untuk diketahui, bangunan gedung tata usaha SMP Negeri Habolat itu dibangun bersama gedung laboratorium sekolah itu oleh salah seorang kontraktor lokal, Evan Djojana.  Sayangnya, gedung tata usaha dengan anggaran Rp. 400 juta lebih itu hingga ditemukan Penjabat Bupati Alor, Jumat 05  April 2024 dibiarkan terlantar atau tidak dilanjutkan pembangnannya oleh kontraktor pelaksana asal Kota Kupang. Sedangkan gedung laboratorium yang dikerjakan kontraktor lokal  Alor Evan Djojana justru sudah rampung dibangun dan sudah dilakukan pemeriksaan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Alor Anthon Makoni, SP mengatakan,  anggaran untuk pembangunan gedung tata usaha SMP Negeri Habolat itu baru dicairkan uang muka. Pihaknya tidak memutuskan untuk mem-PHK kontraktor pelaksana tetapi memerintahkan kontraktor untuk melanjutkan pembangunan.  

Penjabat Bupati Alor di kunjungan itu juga menyayangkan kualitas pekerjaan gedung yang sudah dikerjakan kontraktor pelaksana.  

Kenapa ya … ada saja masalah yang saya temui di setiap saya melakukan kunjungan kerja selama saya menjadi Penjabat Bupati Alor.  Ini kontraktor di Alor ada banyak-banyak koq kenapa harus datangkan kontraktor dari Kupang ko kerjanya model begini, ungkap Libing dengan nada kesal.  

PenjabatBupati Alor memenuhi undangan tokoh jemaat dan jemaat GMIT Zoar Habolat Klasis Alor Barat Daya. Dalam kunjungan itu, pemerintah Kabupaten Alor memenuhi permintaan jemaat dengan memberikan bantuan bahan bangunan berupa semen dan seng untuk kebutuhan pelayanan di Jemaat GMIT Zoar Habolat. *** morisweni  

Pos terkait