KALABAHI,RADARPANTAR.com-Memiliki garansi resmi dari pabrik dan lampu merek philips, Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dikerjakan UD. Tetap Jaya di desa-desa di Kabupaten Alor dari Tahun 2022-2024 masih berfungsi atau menyala hingga saat ini. Demikian fakta yang ditemui di Desa Tuleng Kecamatan Lembur, Desa Alila Selatan Kecamatan Kabola, Desa Helandohi Kecamatan Pantar dan Desa Taman Mataru Kecamatan Mataru. Warga dan perangkat desa mengaku PJU yang dikerjakan UD. Tetap Jaya masih menyala sampai sekarang.

PJU yang dikerjakan UD Tetap Jaya Tahun 2022, berfungsi hingga saat ini. FOTO:OM MO/RP
Berbeda dengan Muklis yang juga penyedia dengan pengadaan terbanyak dalam satu tahun anggaran di Desa Delaki sebanyak 16 unit tetapi sebagian besar tidak berfungsi hingga saat ini. Tak hanya itu, di Desa Boweli juga diadakan 21 unit, terbanyak pertama dalam satu tahun anggaran tetapi banyak yang sudah bermasalah karena tidak berfungsi. Sementata PJU yang dikerjakan UD Tetap Jaya dari Tahun 2022-2024 ditemukan dan diakui perangkat dan warga di sejumlah desa masih berfungsi hingga saat ini.
UD Tetap Jaya adalah salah satu suplier PJU di Kabupaten Alor yang dinilai profesional dan menggunakan komponen standar berkualitas seperti merek Philips. Selain tercatat sebagai salah satu suplier di Alor yang mampu menghadirkan pihak prinsipal perusahaan langsung saat pemeriksaan oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Alor, lampu PJU yang disuplai menggunakan merek Philips dan dinilai memenuhi standar kualitas.
Karena itu sangat masuk akal jika dinilai tidak fair dalam proses hukum dugaan penyimpangan tata kelola dana desa di Kejaksaan Negeri Alor, UD. Tetap Jaya melalui kuasa hukum melayangkan protes ke Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Agung, Komisi Kejaksaan hingga Komisi II DPR RI.
Di Desa Helangdohi Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor sebagaimana pengakuan Kepala Desa Helangdohi, Domi Sali, PJU yang dikerjakan UD Tetap Jaya hingga saat ini masih menyala. Lingkungan kampung Helandohi saat ini cukup terang sejak Tahun 2022 pemerintah setempat melakukan pemasangan PJU atau lampu jalan mengitari kampung.
PJU yang dikerjakan UD Tetap Jaya memiliki kualitas yang baik, sehingga sampai saat ini masih berfungsi dengan baik, kata Sali.
Sali mengaku lampu yang dipasang UD Tetap Jaya merk Philips sehingga kualitasnya terjamin. Dari 24 PJU yang dipasang UD. Tetap Jaya , hingga saat ini masih berfungsi atau menyala, ujarnya.
Sali mengaku tidak kuatir dengan penyedia UD. Tetap Jaya yang melakukan pemasangan PJU tersebut. Penyedia menyiapkan garansi, jika mengalami kerusakan maka penyedia langsung melakukan pergantian. Namun sepanjang ini, kata Sali, tidak ada yang mengalami kerusakan yang signifikan, namun yang terjadi hanya gangguan saja. Kendati demikian ketika penyedia di kontak, direspon dengan baik dan mengirim orang untuk datang melakukan perbaikan. “Intinya lampu nya baik, dan penyedia bertanggungjawab. Jadi kita tidak pusing jika mengalami kerusakan atau gangguan,” tandas Sali.
Dari sisi kualitas dalam komponen PJU yang dikerjakan UD Tetap Jaya di beberapa desa yang ditemui media ini rata-rata masih berfungsi dan menyala hingga tim ahli dari Poltek Kupang melakukan pemeriksaan lapangan.
Di Desa Tuleng misalnya, salah sorang warga RT 01/RW 01 Dusun 1 Desa Tuleng, Imanuel Bilafa mengungkapkan, lampu PJU yang ada di depan rumahnya ini dipasang oleh pemerintah Desa Tuleng melalui pihak ketiga atas nama Ibu Yuni (pemilik UD Tetap Jaya).
Lampu yang dipasang Ibu Yuni ini baik sehingga sampai dengan saat ini masih menyala dan dapat dinikmati oleh kami sebagai warga di desa ini, kata Bilafa.
Menanggapi pertanyaan media jangan sampai sering mati-hidup, Bilafa mengaku, sejak dipasang pada Tahun 2022, PJU ini hanya satu kali mati, tetapi setelah diperbaiki petugas lampu ini menyala sampai sekarang. “Sampai sekarang aman (menyala) dari pengadaan tahun 2022,” ungkapnya menambahkan.
Dia mengaku merasakan manfaat dari pemasangan lampu PJU di wilayah Desa Tuleng oleh Ibu Yuni. Sebagai warga, kami sangat membutuhkan karena biasa kalau datang musim hujan, pohon di sekitar jaringan listrik itu patah jatuh kena jaringan listrik sehingga lampu padam, tetapi kami terbantu dan kami rasa aman karena di dalam kampung ada lampu PJU yang dapat menerangi kampung. Kami mau jalan ke tetangga pada waktu malam juga tidak ada gelap seperti di waktu-waktu sebelumnya sehingga mau berkunjung ke rumah keluarga juga terasa aman.
Lain di Tuleng, lain juga di Desa Taman Mataru, Kecamatan Mataru. Di hadapan ahli dari Poltek Kupang dan pihak kejaksaan, warga dan perangkat desa Taman Mataru menyebutkan jika PJU yang dikerjakan UD Tetap Jaya berkualitas baik, karena lampu menyala hingga pagi hari.
Dari Desa Alila Selatan, Kecamatan Kabola juga media ini temukan jika PJU yang dikerjakan UD Tetap Jaya hingga saat ini masih berfungsi. Hal ini diakui Sekretaris Desa Alila Selatan Masrohan saat ditemui media ini di Alila Selatan beberapa waktu silam.
Pemilik Pabrik tempat UD Tetap Jaya mengorder PJU, Habib mengaku turut melakukan pengecekan langsung ke lokasi pemasangan PJU di desa-desa dan memperoleh tanggapan positif dari masyarakat terkait kualitas lampu yang dipasang oleh UD. Tetap Jaya.
Menurutnya, hingga saat ini lampu-lampu yang dipasang masih berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengklaim bahwa sejumlah warga menyampaikan kepuasan terhadap kualitas penerangan yang dihasilkan.
“Kami melihat langsung di lapangan dan masyarakat mengaku puas karena lampu masih berfungsi dengan baik. Tidak ada keluhan berarti terkait kualitas barang yang dipasang,” ungkapnya.
Ahli dari pabrik lampu PJU di Surabaya bernama Habib yang mendampingi pemeriksaan fisik PJU yang dipasang oleh UD. Tetap Jaya di Desa Taman Mataru, Kecamatan Mataru, Kabupaten Alor diketahui merupakan Direktur sekaligus teknisi perusahaan pemasok lampu PJU yang selama ini menjadi tempat UD. Tetap Jaya melakukan pemesanan lampu dan tiang PJU untuk sejumlah desa di Kabupaten Alor.
Menurut Habib menilai metode pemeriksaan yang hanya dilakukan dengan mengambil foto bagian luar panel dan perangkat PJU belum cukup untuk memastikan spesifikasi teknis seluruh komponen yang terdapat di dalam unit lampu tersebut.
“Kalau hanya mengambil gambar dari luar tanpa membuka atau membongkar perangkat, saya menilai sulit untuk memastikan seluruh spesifikasi teknis yang ada di dalamnya. Untuk memastikan spesifikasi secara menyeluruh perlu dilakukan pemeriksaan terhadap komponen-komponen internal,” ujarnya.
Menurut Habib, pemeriksaan visual dari bagian luar hanya dapat memberikan gambaran awal dan tidak sepenuhnya menggambarkan kualitas maupun spesifikasi teknis seluruh komponen yang digunakan dalam satu unit PJU.
Ia juga menjelaskan bahwa sebagai pihak yang memproduksi dan mendistribusikan barang tersebut, dirinya memahami secara rinci komponen dan spesifikasi yang digunakan sebelum produk disalurkan kepada UD. Tetap Jaya.
“Saya yang memproduksi dan menguji barang tersebut sebelum dikirim kepada Ibu Yuni. Karena itu saya mengetahui secara detail spesifikasi dan kualitas komponen yang digunakan,” jelasnya.
Kehadiran pihak teknisi dari pabrik oleh UD Tetap Jaya dinilai sebagai bentuk keterbukaan dan tanggung jawab penyedia dalam memberikan penjelasan teknis terkait spesifikasi teknis (spek) maupun kualitas barang yang dipasang di sejumlah desa di Kabupaten Alor.
Dikutip dari Media Kupang, Direktur LSM Lintas Khatulistiwa Kabupaten Alor, Pontius Wali Mau, menilai langkah yang dilakukan UD. Tetap Jaya patut diapresiasi karena dapat membantu tim pemeriksa memperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai spesifikasi dan kualitas lampu PJU yang menjadi objek pemeriksaan.
Dengan hadirnya pihak perusahaan atau pabrik, maka dapat dijelaskan secara langsung bahwa barang yang disediakan merupakan produk pabrikan dengan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Kualitas barang tentu menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kesesuaian harga, ujar Pontius.
Menurutnya, untuk memenuhi asas keadilan dalam penanganan perkara tata kelola Dana Desa, Kejari Alor juga perlu menghadirkan pihak perusahaan atau pabrik dari penyedia lainnya yang turut mengerjakan proyek serupa.
Dengan begitu dapat diketahui secara objektif kualitas barang yang digunakan masing-masing penyedia. Penilaian tidak hanya berdasarkan tampilan fisik, tetapi juga mempertimbangkan spesifikasi teknis dan kualitas komponen yang digunakan.
Pontius menambahkan bahwa dalam menilai kualitas lampu PJU, terdapat beberapa indikator yang dapat digunakan, antara lain tingkat kebermanfaatan bagi masyarakat, kondisi lampu apakah masih berfungsi dengan baik, kesesuaian spesifikasi teknis, serta kesesuaian harga dengan kualitas barang yang dipasang.
Selanjutnya PJU yang dipasang UD Tetap Jaya di sejumlah desa bergaransi, sementara rata-rata PJU yang dipasang pihak ketiga lainnya tidak memiliki garansi.
Dari fakta yang diungkapkan diatas, nyaris tidak ditemukan cela oleh penyidik untuk menyimpulkan jika PJU yang diadakan UD Tetap Jaya diragukan kualitasnya karena barangnya masih berfungsi hingga tim ahli dari Polteks Kupang bersama jaksa dan IRDA melakukan pemeriksaan fisik di lapangan.
Kalau spesifikasi teknis dan spesifikasi secara menyeluruh semua komponen PJU siap dipertanggungjawabkan oleh ahli pabrik tempat UD Tetap Jaya mengorder PJU pada saat pemeriksaan ahli di lapangan (karena ahli pabrik didatangkan UD Tetap Jaya) maka hampir pasti disimpulkan jika kecil kemungkinan ditemukan adanya kerugian negara. Tetapi jika kerugian itu ada, maka nilai temuannya masih dalam taraf yang wajar karena kelalaian secara manusiawi. *** morisweni





