PANTAI URA GOMI,RADARPANTAR.com-Boleh jadi, ini sejarah dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa Merdeka. Meski berdomisili di pegunungan, warga Dusun II Desa Merdeka di Modebur untuk pertama kalinya mendapat bantuan 8 unit perahu mancing dari anggaran yang bersumber dari dana desa. Penyerahan dipusatkan di Bibir Pantai Ura Gomi-Bakalang, Rabu (16/09/2026) oleh Camat Pantar Timur, Mohammad Kamran, SE, MM.
Selain Camat Pantar Timur, ikut hadir dalam penyerahan 8 unit perahu mancing yang diadakan dengan APBDes Desa Merdeka Tahun Anggaran 2026 itu Kepala Desa Merdeka Omri Olang; Kepala Desa Persiapan Karoku, Anselmus Ladang; Kapolpos Sub Sektor Pantar Timur, Dens dan Pendamping Desa, Jafarudin Arsad.

Camat Pantar Timur Mohammad Kamran, SE, MM menyerahkan bantuan kepada warga penerima, Salmon Koda. FOTO:OM MO/RP
Camat Pantar Timur dalam arahan sebelum menyerahkan bantuan mengatakan, bantuan berupa 8 unit perahu mancing yang diserahkan kepada warga Dusun II Desa Merdeka di Modebur ini merupakan wajud tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Kamran menaruh harap kepada warga penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan ini secara baik agar perahu yang diberikan ini bisa berdampak bagi kebutuhan ekonomi warga.
Menurut Kamran, rata-rata yang menerima perahu mancing ini adalah warga yang selama ini berdomisili di gunung, karena itu para penerima perahu harus menyiapkan diri secara baik.
“Kesiapan penerima perahu harus lebih baik. Saya takut jangan sampai simpan perahu hanya berjejer di tepi pantai atau tidak dimanfaatkan. Hal ini jangan sampai terjadi. Bagaimana caranya agar perahu ini bisa dimanfaatkan untuk memancing ikan, semuanya tergantung kepada penerima bantuan. Intinya perahun ini harus bermanfaat bagi penerima,” ungkap Kamran.
Kepala Desa Persiapan Karoku Ansellmus Ladang, menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada Pemerintah Desa Merdeka yang telah memberikan bantuan perahu mancing kepada warga Desa Persiapan Karoku.
Untuk diketahui, Dusun II Desa Merdeka di Modebur merupakan wilayah yang Desa Merdeka yang sedang dalam persiapan menjadi desa mandiri yang diberi nama Desa Persiapan Karoku.

Ini 8 unit perahu mancing yang diserahkan kepada warga desa persiapan Karoku. FOTO:OM MO/RP
Sebagian besar penerima bantuan perahu mancing dari Pemerintah Desa Merdeka adalah warga Desa Persiapan Karoku yang merupakan warga Dusun II Desa Merdeka.
Alnselmus Ladang menegaskan bahwa pemberian bantuan perahu mancing kepada warganya oleh pemerintah desa induk, Desa Merdeka merupakan sebuah sejarah.
Hari ini kita buat buat sejarah. Sejarah yang dibuat pemerintah Desa Merdeka kepada kami di Desa Persiapan Karoku, ujar Ladang sembari menambahkan, meski warganya tinggal di gunung, tetapi kerinduan mereka untuk mendapatkan bantuan alat tangkap ikan sangat tinggi. Karena warga saya tinggal di gunung tetapi mereka juga sering turun mancing. Hari ini kerinduan mereka untuk mendapatkan perahu telah dipenuhi pemerintah Desa Merdeka sebagai desa induk.
Senada dengan Camat Pantar Timur, Kades Persiapan Koroku juga minta agar penerima bantuan perahu menjaga dan merawat perahu ini, agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga. “Saya sudah bekerja selama 20 Tahun di Pantar Timur tetapi baru pernah terjadi orang Modebur dapat bantuan perahu,” ungkapnya.
Kepala Desa Merdeka, Omri Olang mengatakan, perahu mincing yang diberikan kepada warga Dusun II Desa Merdeka ini sama sekali tidak bertujuan untuk mencari nama besar.

Kepala Desa Merdeka Omri Olang sedang memberikan sambutan. FOTO:OM MO/RP
Program pengadaan parahu mancing ini muncul di musyawarah desa dan ditetapkan melalui APBDes Desa Merdka, ujarnya.
Meski rata-rata warga dari desa yang dipimpinnya saat ini menetap di gunung tetapi keriduan mereka untuk mendapatkan sarana penangkapan ikan cukup tinggi. Karena hampir setiap waktu warganya yang menetap di gunung turun mancing di pantai ini (Pantai Ura Gomi), kata Omri Olang.
Menurut dia, banyak warga yang minta perahu, tetapi kali ini pemerintah desa siapkan 8. Jika di Musyawarah Desa nanti ada yang minta maka kita siapkan anggarannya di APBDes lagi.
Dijelaskannya, 100 persen warganya benar menetap di gunung tetapi mereka ada juga di pantai. Kami minta agar jaga perahu yang dibantu kali ini dan dimanfaatkan secara baik untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga.
Kapolpos Sub Sektor Pantar Timur, dens pada kesempatan itu menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Desa Merdeka yang telah memberikan bantuan perahu mancing kepada warga.

Kapolpos Sub Sektor Pantar Timur dalam satu sesi foto bersama Camat Pantar Timur dan warga di bibir pantai Ura Gomi. FOTO:OM MO/RP
“Saya tahu persis orang Merdeka turun pancing. Pergunakan perahu ini dengan baik agar bisa mendapatkan hasil di laut dan dapat menjamin kebutuhan ekonomi rumah tangga,” pinta Dens.
Dens menyarankan agar warga penerima bantuan diatur dalam kelompok nelayan, sehingga ke depan jika ada peluang kita bisa mencari alternatif bantuan melalui jariangan yang dimilikinya.
Penerima bantuan perahu rata-rata dari gunung karena itu anggota polisi ini minta agar harus bisa jalan di laut, pintar hitung cuasa dan ikuti info BMKG. Kita saling ingatkan, saling koordinasi, pinta Dens dan mengingatkan bahwa perahu ini terbuat dari bahan dasar viber. Bentuk seperti ini keselamatannya seperti apa, karena keselamatan itu penting. Tolong jaga baik-baik apa yang negara kasih.
Sedangkan Pendamping Desa, Jafarudin Arsad mengaku bantuan ini masuk dalam perencanaan desa di MUSDES, 20 persen ketahanan pangan. Menurutnya, ini desa kelima yang memberikan bantuan perahu. Tahun depan alokasi dana desa untuk setiap desa bertambah, kalau tahun ini dipangkas sehingga berapa kegiatan terpaksa harus kita urung.

Pendamping Desa Jafarudin Arsad sedang memberikan sambutan. FOTO:OM MO/RP
Warga penerima bantuan perahu mancing, Salmon Koda ketika diberikan kesempatan menyampaikan isi hati mengatakan, sebenarnya tidak terlalu pantas orang yang tinggal di gunung mendapat bantuan perahu, tetapi karena Kepala Desa Merdeka prihatin terhadap kehidupan kami yang kalau turun mancing, selalu pinjam perahu keluarga di pantai.

Warga penerima bantuan perahu mancing Salmon Koda saat menyampaikan isi hati. FOTO:OM MO/RP
Pada suatu ketika demikian Salmon Koda, ia menyampaikan kepada Kepala Desa Merdeka supaya diberikan bantuan perahu. Hari ini terjawab dan kami dapat perahu.
Setelah mendapat perahu hari ini demikian Koda, pihaknya turun dari gunung duduk dibawah pohon, minta-minta perahu milik keluarga pantai lagi. Kami sangat bersyukur, kami akan buktikan dengan perahu bantuan ini jika kami dari gunung juga bisa melaut.
Saya sudah koordinasikan dengan anggota penerima bantuan perahu, kami akan buktikan kalau orang gunung juga bisa melaut, kami tahu bulan apa ikan makan umpan, sebut Salmon Koda. *** morisweni






