Sukses Selenggarakan Open Turnamen BAM Cup 2026, Wabup Alor Apresiasi KSP Budi Artha Mandiri

KALABAHI,RADARPANTAR.com-Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH menyampaikan apresiasi kepada KSP Budi Artha Mandiri yang sukses menyelenggarakan open turnamen sepak bola antar club dalam rangka memperebutkan Piala KSM Budi Artha Mandiri 2026. Apresiasi itu disampaikan Winaryo melalui sambutan menutup turnamen sepak bolah paling bergengsi di NTT yang dihadiri  Ny. Lidya Siawan bersama sejumlah pejabat daerah, setelah menyaksikan laga final Budi Artha Mandiri (BAM) Cup 2026 antara Gaza Moru vs Budi Artha Mandiri yang dimenangkan Gaza Moru dengan skor 1-0.

Saya memberikan apresiasi kepada KSP Budi Artha Mandiri yang sukses menyelenggarakan Open Turnamen Sepak Bola Antar Club se-NTT, sebut Wabup Alor dalam sambutan sebelum menutup penyelenggaraan BAM Cup 2026, Kamis (27/08/2026) di GOR Batunirwala Kalabahi.
Dikatakan Winaryo, kita semua berkumpul di sini bukan sekadar menyaksikan akhir dari sebuah kompetisi, melainkan untuk merayakan sebuah pencapaian besar, tegaknya nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan di atas tanah Alor tercinta melalui Open Turnamen Sepak Bola BAM Cup 2026.
Selama beberapa pekan terakhir demikian Winaryo, atmosfer lapangan ini telah membakar emosi kita. Kita disuguhkan oleh drama, kerja keras, tetesan keringat dan determinasi tinggi dari pemuda-pemuda terbaik bangsa.
Selaku Wakil Bupati Alor, pihaknya mengingatkan kita semua pada sore hari ini bahwa sepak bola tidak pernah hanya tentang 22 orang yang memperebutkan satu bola di atas rumput hijau. Sepak bola adalah sebuah mikrokosmos kehidupan. Di dalam lapangan ini, kita belajar tentang disiplin. Kita belajar tentang bagaimana sebuah ego individu harus tunduk dan melebur di bawah kepentingan kolektif sebuah tim. Kita menyaksikan bagaimana sebuah taktik direncanakan dengan matang, dieksekusi dengan keberanian, dan dievaluasi dalam hitungan detik.

Bacaan Lainnya

Turnamen BAM Cup tahun ini menurut dia, telah meletakkan standar baru yang tinggi bagi dunia olahraga di Nusa Tenggara Timur. Kehadiran para pemain berkualitas, baik lokal maupun mereka yang datang dari luar daerah telah memberikan efek kejut sekaligus ruang edukasi yang masif bagi talenta-talenta muda kita di Kabupaten Alor.

“Kalian tidak hanya bertanding, kalian sedang mentransfer ilmu, mentalitas bertanding dan profesionalisme kepada adik-adik kita di sini. Oleh karena itu, kepada Gaza Moru yang sesaat lagi akan mengangkat trofi kemenangan, saya ucapkan selamat dan proficiat yang setinggi-tingginya,” ujarnya.


Wabup Alor mengajak tim yang keluar sebagai juara agar nikmati buah dari kerja keras dan kedisiplinan kalian. Namun, ingatlah bahwa mahkota juara adalah sebuah tanggung jawab moral untuk tetap rendah hati dan terus menjadi teladan di dalam maupun di luar lapangan.

Kepada tim yang belum beruntung hari ini, saya ingin kalian menegakkan kepala. Jangan biarkan air mata kekecewaan mengaburkan pandangan kalian terhadap masa depan. Di dalam olahraga yang sehat, tidak ada istilah kalah yang abadi. Yang ada hanyalah menang atau belajar. Jadikan hari ini sebagai bahan bakar, sebagai energi baru untuk melipatgandakan porsi latihan, memperbaiki strategi, dan kembali lagi dengan mentalitas yang jauh lebih tangguh pada kompetisi berikutnya.

Turnamen seperti BAM Cup ini harus kita pandang sebagai sebuah jembatan emas. Ini adalah panggung pembuktian sekaligus kawah candradimuka. Kita tidak boleh berhenti di sini, ujarnya sembari menambahkan, pemerintah Kabupaten Alor berkomitmen penuh untuk terus mendukung sinergi seperti ini. Kita harus memastikan bahwa pembinaan usia dini terus berjalan secara berkelanjutan. Kita harus memastikan bahwa dari lapangan-lapangan di Alor ini, kelak akan lahir pahlawan-pahlawan olahraga baru yang akan mengibarkan bendera daerah kita di kancah nasional, bahkan internasional.
“Saya juga memberikan penghormatan yang luar biasa kepada seluruh suporter dan penonton. Anda semua adalah roh dari turnamen ini. Terima kasih karena telah membuktikan kepada seluruh NTT, bahkan kepada luar daerah bahwa masyarakat Alor adalah masyarakat yang beradab, cinta damai dan tahu cara menghormati jalannya sebuah pertandingan. Ketertiban dan kedewasaan yang anda tunjukkan adalah investasi mahal bagi nama baik daerah kita,” pungasnya.
Orang nomor dua di Nusa Kenari tercinta ini menyampaikan terima kasih kepada KSP Budi Artha Mandiri yang telah mendedikasikan sumber dayanya untuk membangun kepemudaan lewat olahraga. Terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang memastikan keamanan tetap terjaga, rekan-rekan media dan para pelaku UMKM yang telah menggerakkan roda ekonomi kerakyatan di sekitar stadion ini selama turnamen berlangsung.

Dikatakan Winaryo, peluit akhir pertandingan mungkin telah dibunyikan, piala mungkin telah diserahkan, dan lampu stadion malam nanti akan dipadamkan. Namun, saya meminta kepada kita semua: jangan biarkan api semangat sportivitas, persaudaraan, dan persatuan yang menyala selama turnamen ini ikut padam. Bawalah semangat juang ini ke rumah kita masing-masing, ke tempat kerja kita, dan ke tengah-tengah masyarakat untuk membangun Alor yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.


Manager Budi Artha Mandiri Mohamad Nazir Plaikari dalam sambutannya mengatakan, sejak open turnamen Budi Artha Mandiri Cup 2026 ini digelar pada tanggal 02 Agustus 2026 hingga penyelenggaraan partai final har ini 27 Agustus 2026.


Dikatakan Nazir, KSP Budi Artha Mandiri selalu hadir dengan motto ‘lebih dekat lebih memahami’. Filosofi ini mengandung makna yang mendalam tentang bagaimana kerekatan dan kedekatan emosional memiliki peran dan andil dalam menyelesaikan dan membangun kemapanan.


Sebagai lembaga jasa keuangan demikian Nazir, pihaknya sangat mengharapkan perhatian dan dukungan dari pemerintah agar kita terus saling sinergi membangun Alor dan generasi masa depan secara bersama-sama.


Nazir menyampaikan terimakasih untuk kritik dan dukungan yang terus diberikan kepada KSP Budi Artha Mandiri. “Kita tidak berhenti sampai disini. KSM Budi Artha Mandiri akan terus hadir dengan agenda dan kegiatan-kegiatan yang terus memberikan harga dan nilai bagi negeri Alor yang kita cintai. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” ujarnya.


Ketua Panitia Penyelenggara Open Turnamen Budi Artha Mandiri Cup 2026 Rahmad Mangsari dalam laporannya mengatakan, 21 hari open turnamen sepak bola antar club di NTT dalam rangka memperebutkan tropi Budi Artha Mandiri ini diselenggarakan. Dan pelaksanaan turnamen yang difasilitasi oleh panitia berjalan dengan baik.


Dikatakan Mangsari, 24 tim yang berlaga dalam turnamen ini, 1 klub dari Kota Kupang. Sisanya merupakan club-club yang ada di Kabupaten Alor.
Sepak bola Alor menurut Mangsari harus kita evaluasi karena klub-klub lokal yang didominasi pemain lokal habis di 16 besar.


Menurut pengamatan selama turnamen ini berlangsung, kepemimpinan wasit sungguh sangat luar biasa.


Suksesnya pelaksanaan turnamen ini kata Mangsari berkat dukungan dan doa dari semua komponen masyarakat di daerah ini, terutama Hari dukungan dari pemuda di beberapa kampung seperti Mola, Petleng, Watatuku, Ruilak, Welai dan Hableleng, termasuk dukungan dari pemerintah Kabupaten Alor.


“Kami juga menyampaikan terimakasih yang tulus kepada Anggota TNI, Polres dan Brimob yang membantu panitia mengamankan jalan pertandingan selama ini,” ujarnya. *** morisweni

Pos terkait