Jaksa Agung Minta HBA Jadi Moment Evaluasi Pelaksanaan Tugas

Selaku Inspektur Upacara, di peringatan HBA Tingkat Kejaksaan Negeri Alor, Kepala Kejaksaan Negeri Alor Abdul Muis Ali, SH, MH sedang sedang membaca arahan Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanuddin. FOTO:MORISWENI/RADARPANTAR.com
Selaku Inspektur Upacara, di peringatan HBA Tingkat Kejaksaan Negeri Alor, Kepala Kejaksaan Negeri Alor Abdul Muis Ali, SH, MH sedang sedang membaca arahan Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanuddin. FOTO:MORISWENI/RADARPANTAR.com

KALABAHI,RADARPANTAR.com-Hari ini Kejaksaan merayakan hari ulang tahun yang kren disebut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-63. Kepada jajaran di seluruh tanah air, Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanuddin minta agar menjadikan HBA sebagai momentum evluasi dan introspeksi dalam melaksanakan tugas dan fungsi dalam kurum waktu 1 tahun.

Hari Bhakti Adhyaksa yang kita peringati tahun ini, jangan hanya dijadikan sekedar seremonial belaka, selayaknya kita hayati sebagai momentum
untuk melakukan evaluasi dan introspeksi atas semua pelaksanaan tugas dan fungsi dalam kurun waktu satu tahun terakhir serta merumuskan strategi
untuk kita laksanakan ke depan demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, sebut Jaksa Agung Republik Indonesia dalam amanat tertulis yang dibacakan Kepala Kejaksaan Negeri Alor Abdul Muis Ali, SH, MH dalam upacara HBA Tingkat Kejaksaan Negeri Alor di Kalabahi, (22/07). 

Bacaan Lainnya


Untuk itu demikian Burhanuddin, mari kita jadikan momen ini sebagai
pengingat untuk terus berbenah diri, merapatkan barisan, memperkuat jiwa korsa dan terus memupuk  semangat dalam bekerja dan berkarya dalam
mempersiapkan diri menyongsong tantangan dan hambatan yang akan menghadang di hari esok. 

Dijelaskannya,  63 tahun berlalu sejak HBA pertama diperingati, beragam tantangan, hambatan dan rintangan telah dihadapi oleh insan Adhyaksa
sebagai pendamba dan pewujud hukum pasti. “Semua tantangan, hambatan, dan rintangan dapat kita atasi bersama dalam perjalanan waktu yang tidak singkat ini, karena kita adalah satu dan tidak terpisahkan,” ungkapnya.

Burhanuddin mengajak  jajarannya untuk jadikan momentum peringatan HBA ini untuk berkontemplasi dan menginternalisasi nilai-nilai Trapsila Adhyaksa yang merupakan landasan jiwa kejaksaan, guna meningkatkan kecintaan kita terhadap pekerjaan dan institusi ini, sehingga dapat memotivasi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan performa demi
menjaga dan meningkatkan capaian prestasi yang telah kita torehkan.

Tema besar yang diusung dalam peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 Tahun 2023 ini yaitu “Penegakan Hukum yang Tegas dan Humanis Mengawal Pembangunan Nasional”. Tema besar tersebut sejalan dan berkesinambungan dengan tema HBA tahun sebelumnya, sehingga kita perlu
melanjutkan hal baik yang telah kita lakukan dan perbaikan atas kekurangan demi Kejaksaan yang lebih baik, katanya sembari menambahkan penegakan hukum memegang peranan yang krusial dalam semua lini kehidupan, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta melibatkan banyak hal1, karena proses penegakan hukum merupakan usaha yang dilakukan oleh aparatur negara dalam mewujudkan ide-ide keadilan, kepastian, dan kemanfaatan hukum menjadi kenyataan, serta proses upaya tegaknya atau berfungsinya norma-norma hukum secara nyata menjadi pedoman pelaku dalam lalu lintas atau hubungan-hubungan hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.


Pesatnya perkembangan global yang melintasi batasan ruang dan waktu demikian Brhanuddin menempatkan Kejaksaan di posisi yang harus adaptif dalam perkembangan yang terjadi, sehingga penegakan hukum yang dilakukan sudah seharusnya tidak semata-mata hanya berorientasi pada keadilan dan kepastian hukum, melainkan harus mampu memberikan kemanfaatan hukum bagi masyarakat dan pencari keadilan.

Dalam perkembangannya, penegakan hokum yang berbasis kemanfaatan akan menciptakan iklim yang mendukung dan mengamankan pelaksanaan
pembangunan nasional dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan amanat konstitusi.

Oleh karena itu tegasnya seluruh anggota korps Adhyaksa, khususnya para Jaksa harus senantiasa mengembangkan dirinya dalam hal keterampilan
hukum dan pengayaan nilai-nilai keadilan, agar penegakan hukum dapat mewujudkan keadilan tanpa cela.  **** morisweni

Pos terkait