Dinas Pendidikan Kabupaten Alor Bersama BRI Percepat Penyaluran PIP 2026, CEGAH SISWA PUTUS SEKOLAH

Supervisor Operasional Layanan pada BRI Cabang Kalabahi Mawarni sedang menyampaikan materi dalam sosialisasi pelaksanaan PIP di hadapan para Kepala SMP se-Kabupaten Alor. FOTO:DOK

KALABAHI,RADARPANTAR.com-Pemerintah Kabupaten Alor melalui Dinas Pendidikan setempat memperkuat sinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dalam mengakselerasi penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan dana bantuan pendidikan tunai langsung diterima oleh siswa penerima manfaat, guna mengurangi angka putus sekolah di Nusa Kenari tercinta. 

Pinca BRI Cabang Kalabahi bersama beberapa karyawan dan ASN Dinas Pendidikan dalam satu sesi foto di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabaupaten Alor. FOTO:DOK

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data terkini, dana PIP yang disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) BRI bertujuan membantu biaya pribadi peserta didik, seperti membeli perlengkapan sekolah, uang saku, biaya transportasi, serta biaya praktik tambahan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor, Ferdy Izak Lahal, SH atau yang dikenal dengan Bapak Fredy Lahal, menegaskan bahwa kerja sama pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan dengan BRI dipilih karena jangkauannya yang luas, memudahkan orang tua siswa di pelosok untuk melakukan aktivasi rekening dan pencairan tetapi juga BRI Memastikan bahwa dana PIP sampai kepada peserta didik.

Supervisor Operasional Layanan BRI Csbang Kalabahi dan salah satu karyawan dalam sesi foto bersama para Kepala SMP usai sosialisasi. FOTO:DOK

“Kami berterima kasih atas dukungan BRI. Kami berkomitmen agar pencairan PIP tahun ini berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan tepat jumlah. Dana ini sangat krusial agar anak-anak dari keluarga miskin/rentan miskin tetap bisa bersekolah,” ujar Fredy Lahal.

Sementara itu, Branch Office Head BRI Cabang Kalabahi, Wahyuniarto Purnomo R, menyatakan bahwa BRI menghadirkan fitur host to host (H2H) dashboard BRI dengan Sistem Informasi Indonesia Pintar (SiPintar) Kemendikdasmen untuk mempermudah verifikasi.

Para Kepala SMP serius mengikuti penyampaian materi. FOTO:DOK

“BRI memastikan dana PIP disalurkan langsung ke rekening siswa penerima dengan saldo awal Rp0. Kami juga mengimbau agar penerima manfaat menyiapkan dokumen seperti KTP orang tua, Kartu Keluarga, dan buku tabungan saat pencairan untuk memudahkan proses di lapangan, terutama untuk sekolah-sekolah dengan kondisi geografis yang jauh dari lokasi kantor BRI” jelas Wahyuniarto Purnomo R.

BRI Mendukung program pemerintah dengan tujuan utama untuk mencegah peserta didik putus sekolah dan menarik kembali siswa yang putus sekolah agar dapat melanjutkan pendidikan. BRI memberikan kemudahan untuk proses pencairan PIP dengan melayani sampai dengan sekolah di pelosok negeri.

Dinas Pendidikan bersama BRI terus mengimbau pihak sekolah untuk proaktif memantau proses aktivasi rekening, terutama bagi siswa yang baru ditetapkan sebagai penerima agar hak bantuan pendidikan Bisa Tersalurkan.  *** mw

Pos terkait