KALABAHI,RADARPANTAR.com-Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Alyos Wakano, Ketua Panitia Rahmad Mangsari yang juga Camat Teluk Mutiara ikut menyaksikan laga perempat final Budi Artha Mandiri (BAM) Cup 2026 yang dimulai, Rabu 18 Agustus 2026. Usai menyaksikan partai kedua perempat final antara Baranusa FC dan Budi Artha Mandiri, orang nomor dua di Nusa Kenari ini memberikan apresiasi kepada jajaran manajemen dan karyawan KSP Budi Artha Mandiri.

Wakil Bupati Alor bersama Kadispora, Ketua Panitia Rahmad Mangsari dari salah seorang pejabat KSP Budi Artha Mandiri serius menyaksikan laga perempat final antara Budi Artha Mandiri dan Baranusa FC. FOTO:OM MO/RP
Sebagai Wakil Bupati Alor saya mau sampaikan bahwa kita harus memberikan apresiasi yang sungguh kepada KSP Budi Artha Mandiri dari jajaran manajemen, karyawan hingga nasabah yang melaksanakan kegiatan positif bagi generasi muda dan masyarakat di daerah ini, kata Rocky Winaryo kepada radarpantar.com.
Dalam pandangannya demikian Winaryo, KSP Budi Artha Mandiri sudah dua kali menyelenggarakan kegiatan yang berdampak bagi generasi muda dan masyarakat Kabupaten Alor.
Winaryo kemudian merinci, KSP Budi Artha Mandiri pernah mendatangkan artis Indonesia Timur Jeckson Serang untuk menghibur warga masyarakat Kabupaten Alor. Datangkan artis sekelas Jeckson Serang itu harus mengeluarkan uang dalam jumlah yang banyak atau besar tetapi itu bisa dilakukan oleh KSP Budi Artha Mandiri.
Kini demikian suami dari Ny. Lidia Siawan ini bahwa KSP Budi Artha Mandiri menyelenggarakan Open Turnamen Sepak Bola yang melibatkan klup sepak bola kabupaten/kota di NTT dan terutama klub sepak bola di Kabupaten Alor.
Saya dengar dari penyelenggara itu bonus yang disiapkan KSP Budi Artha Mandiri itu diatas Rp. 50-an juta, termasuk menyiapkan tropy bertabur emas-perak kepada juara open turnamen ini.
“Ini luar biasa, keluarkan biaya dalam jumlah yang besar untuk dua kegiatan ini. Terimakasih Budi Artha … sudah membantu pemerintah daerah mengembangkan sepak bola di Alor. Bonus dan tropynya sangat luar biasa,” ungkap Winaryo.
Yang menarik terang Winaryo, dua kegiatan besar yang dilakukan KSP Budi Artha Mandiri ini belum tentu dilakukan oleh pihak perbankan yang ada di daerah ini. Tetapi kalau Budi Artha bisa lakukan itu, luar biasa. Dan karena itu terimakasih banyak.
Dijelaskan Winaryo, open turnamen sepak bola seperti ini mendorong UMKM kita di daerah ini untuk lebih bargairah mengembangkan usaha. Tadi saya datang sebelum masuk lapangan ini, banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan hajatan ini untuk mengembangkan usahanya. Di luar GOR ini banyak pelaku UMKM yang menjajakan berbagai aneka jajanan. Ini luar biasa, sekali lagi terimakasih Budi Artha.
Di laga hari pertama perempat final yang disaksikan Wakil Bupati Alor itu, dua tim raksasa yakni Baranusa FC dan Perseken tersingkir di perempat final Budi Artha Mandiri Cup 2026. Langka anak-anak Baranusa FC terpaksa terhenti di perempat final BAM Cup 2026 setelah menelan kekalahan 2:0 dari tim tuan rumah, Budi Artha FC. Sedangkan Perseken yang berambisi melaju ke semifinal harus menerima kekalasan dari juga 2:0 tanpa balas dari Alor Timur Laut (ATL) United.
Arnoldus Anagoga, pemain ATL FC yang didatangkan dari Kabupaten Ngada menjadi pencetak gol pertama ATL FC di waktu tambahan babak pertama dari titik putih setelah salah satu pemain belakang Perseken melakukan pelanggaran. Tendangan Anagoga sempat ditahan penjaga gawang Perseken tetapi bola kemudian terlepas dari genggaman sang kiper. Skor 1:0 tak berubah hingga wasit utama Abdul Makara yang memimpin pertandingan membunyikan pluit akhir babak pertama.
Memasuk babak kedua, kedua tim saling jual serangan. Sesekali Perseken mengancam lini pertahanan ATL FC tetapi barisan pertahanan belakang ATL FC kokoh membendung serangan anak-anak Perseken.
Gol kedua ATL FC juga akhirnya tercipta setelah penyerang ATL FC Mari Maitia yang berdiri bebas di area pertahanan belakang melepaskan tendangan menuju gawang Perseken. Kiper Perseken sempat menempis tendangan Maitia, tetapi bola kembali bersarang di gawang Perseken. Skor 2:0 bertahan hingga wasit yang memimpin pertandingan partai pertama babak perempat final meniupkan pluit pertanda laga sengit antara kedua itu berakhir.
ATL akhirnya keluar sebagai tim pertama yang lolos ke semifinal BAM Cup 2026.
Di partai kedua, laga sengit juga terjadi antara tim tuan rumah Budi Artha Mandiri melawan Baranusa FC yang disebut-sebut sebagai tim calon juara BAM Cup 2026.
Di laga perempat final yang dipimpin wasit utama Imanuel Sailana dibantu asisten wasit Ali dan Masin Pela, tim tuan rumah Budi Artha Mandiri menghajar Baranusa FC 2:0 tanpa balas. Dua gol tim tuan rumah diborong Ricadi Kinanggi atau yang keren disapa Adi Peso. Supoter tuan rumah bergemuruh di tribun utama GOR Batunirwala setelah Adi Peso mencetak gol pertama dan kedua di laga yang berlangsung tegang.
Dipandu komentator sepak bola hebat Nusa Kenari Nazamudin Syain, SH, Budi Artha Mandiri akhirnya mengunci kemenangan melalui dua gol yang dicetak bintang muda Adi Peso.
Kemenangan Budi Artha Mandiri ini tidak saja mengantarkan tim tuan rumah menuju babak semifinal tetapi makin memperkokoh langka Adi Peso sebagai top skorer sementara di ajang sepak bola paling bergengsi di Bumi Kenari dalam rangka memperebutkan bonus puluhan juta uang tunai dan tropi Budi Artha Mandiri Cup bertabur emas-perak. *** morisweni






