KALABAHI,RADARPANTAR.com-Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, SH, MH resmi melantik Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Nusa Kenari Kabupaten Alor Periode 2026-2030 Benjamin Melkisedek Cosmos Tubatunu, SE, Rabu (09/07/2026). Orang nomor dua di Nusa Kenari ini minta agar Tubatonu tingkatkan kualitas pelayanan dan perbaiki tata kelola perusahaan milik Pemkab Alor ini.
Direktur yang baru diminta untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh dalam meningkatkan kualitas pelayanan air bersih serta memperkuat tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, pinta Winaryo.
Pelantikan direktur baru ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Alor dalam memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Perumda Air Minum Nusa Kenari, agar mampu memberikan pelayanan air bersih yang semakin berkualitas sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), ujar Winaryo.
Hadir dalam serimonial pelantikan itu, Bupati Alor Iskandar Lakamau, SH, M.Si, Kapolres Alor AKBP. Nur Azhari, Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Melkisedek Bely, S.Sos, M.Si, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan Organiasi Perangkat Daerah, pimpinan BUMN dan BUMD, Panitia Seleksi Direktur Perumda Air Minum Nusa Kenari dan undangan lainnya.
Sebelum prosesi pelantikan dimulai, Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Alor, Yustina Makunimau, SE menyampaikan laporan terhadap seluruh tahapan pelaksanaan seleksi Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Nusa Kenari Kabupaten Alor Masa Jabatan 2026–2030.

Bupati, Wakil Bupati Alor dan Sekda di acara pelantikan Direktur PDAM. FOTO:DOK
Yustina menjelaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah, serta Peraturan Daerah Kabupaten Alor Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Alor menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Nusa Kenari.

Kabag Ekonomi Yustina Makunimai usai membacakan surat keputusan Bupati Alor. FOTO: OM MO/RP
Ia mengatakan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka, objektif, transparan, profesional, dan akuntabel, mulai dari pengumuman pendaftaran, seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), penilaian kompetensi, hingga wawancara akhir oleh Panitia Seleksi.
“Berdasarkan Berita Acara Penilaian Hasil Akhir Calon Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Nusa Kenari Kabupaten Alor Nomor 500/12/Pansel.Dir/IV/2026 tanggal 8 April 2026, Panitia Seleksi telah menetapkan hasil akhir seleksi dan menyampaikan rekomendasi kepada Bupati Alor selaku Kuasa Pemilik Modal untuk menetapkan Direktur Perumda Air Minum Nusa Kenari Kabupaten Alor Masa Jabatan 2026–2030,” tambahnya.
Menindaklanjuti rekomendasi tersebut, Bupati Alor menetapkan Keputusan Bupati Alor Nomor 100.3.3.2/152/EK/2026 tentang Penetapan Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Nusa Kenari Kabupaten Alor Periode 2026–2030.
Melalui keputusan ini, Benjamin Melkisedek Cosmos Tubatunu, SEresmi diangkat sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Nusa Kenari Kabupaten Alor Masa Jabatan 2026–2030. Direktur yang baru memiliki tugas, wewenang, dan tanggung jawab untuk mengelola perusahaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perusahaan dengan menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, SH. MH menyampaikan selamat kepada Benjamin Melkisedek Cosmos Tubatunu, SE atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Perumda Air Minum Nusa Kenari selama empat tahun ke depan.
Jabatan direktur kata Winaryo, bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam memenuhi salah satu kebutuhan dasar masyarakat, yaitu pelayanan air bersih.

Karyawan PDAM di acara pelantikan direktur. FOTO:OM MO/RP
“Jabatan direktur bukan sekadar sebuah kehormatan, tetapi merupakan amanah besar yang menuntut komitmen, dedikasi, integritas, dan tanggung jawab yang tinggi. Masyarakat menaruh harapan besar agar pelayanan air bersih semakin baik, semakin luas jangkauannya, dan semakin berkualitas,” tegas Rocky Winaryo.
Ia menegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas kesehatan masyarakat, sanitasi lingkungan, produktivitas ekonomi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dijelaskan Winaryo, Pemerintah Kabupaten Alor bersama Pemerintah Pusat selama beberapa tahun terakhir telah membangun berbagai infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di sejumlah ibu kota kecamatan maupun desa sebagai bentuk komitmen memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan air minum yang layak.
Namun demikian, berbagai bencana alam yang terjadi telah mengakibatkan kerusakan pada jaringan perpipaan, bangunan penangkap mata air, reservoir, maupun sarana pendukung lainnya sehingga pemanfaatannya belum berjalan secara optimal.
Karena itu, Perumda Air Minum Nusa Kenari diharapkan mampu membangun sinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, perangkat daerah teknis, organisasi non-pemerintah (NGO), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok pengelola air minum desa, serta seluruh elemen masyarakat untuk menata kembali infrastruktur yang telah dibangun, pintanya menambahkan.
“Seluruh infrastruktur tersebut harus kembali dimanfaatkan secara optimal agar pelayanan air bersih benar-benar dirasakan masyarakat sekaligus mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.
Wakil Bupati menegaskan bahwa Perumda Air Minum memiliki fungsi ganda, yakni sebagai institusi pelayanan publik sekaligus Badan Usaha Milik Daerah yang harus dikelola secara profesional dan sehat.
Karena itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu melakukan transformasi menyeluruh melalui digitalisasi pelayanan pelanggan, pengembangan sistem pembayaran elektronik, pemanfaatan teknologi informasi, serta inovasi pelayanan yang lebih cepat, mudah dan transparan.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, Direktur yang baru juga diminta segera melakukan konsolidasi organisasi, memperbaiki tata kelola administrasi dan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Publik (SAK EP), membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh pegawai, serta menyatukan seluruh sumber daya manusia dalam satu komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di sisi eksternal, Perumda diminta mempercepat pengembangan jaringan perpipaan, meningkatkan kualitas distribusi air, mengidentifikasi seluruh sumber mata air beserta jaringan perpipaannya, serta memperluas jangkauan pelayanan hingga ke wilayah yang belum terlayani.
Wakil Bupati memberikan lima arahan strategis kepada Direktur Perumda Air Minum Nusa Kenari yang baru dilantik. Pertama, segera melakukan inventarisasi seluruh aset Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Kedua, melakukan pemetaan wilayah yang belum memperoleh pelayanan air bersih sekaligus menyusun basis data pelanggan secara akurat. Ketiga, melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kapasitas sumber mata air melalui modernisasi infrastruktur dan pemanfaatan teknologi. Keempat, meningkatkan efektivitas penagihan rekening air guna memperkuat kondisi keuangan perusahaan.
Kelima, menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance, menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, serta memperkuat komunikasi publik agar setiap keluhan pelanggan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Alor dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terus melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap kinerja Perumda Air Minum Nusa Kenari.
Yang menarik demikian Winaryo, pemerintah memberikan target waktu selama satu tahun kepada Direktur yang baru untuk menunjukkan hasil kerja nyata dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Kami memberikan kesempatan kepada Direktur yang baru untuk menunjukkan perubahan yang nyata. Pemerintah Daerah akan terus melakukan pembinaan dan evaluasi. Apabila tidak terdapat perubahan yang signifikan, tentu akan dilakukan langkah-langkah perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya. *** morisweni .






