GERINDRA Alor Datangkan 107 Milyar Dari Jaringan Pusat Untuk Bangun Jalan dan Irigasi

Ketua Fraksi Partai GERINDRA DPRD Kabupaten Alor Taufik Syahbudin, S.Pd. FOTO:OM MO/RP

KALABAHI,RADARPANTAR.com-Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) sadar bahwa pengurangan transfer daerah oleh pemerintah pusat memaksa pemerintah daerah tak berdaya memenuhi kebutuhan rakyat. Karena itu, melalui Fraksi di DPRD Alor, Partai GERINDRA terus bergerak mencari peluang mendapatkan anggaran pusat membangun jalan dan irigasi di Nusa Kenari tercinta. Hasilnya, Rp. 107 Milyar didatangkan GERINDRA dari jaringan pusat melalui Program Inpres Jalan Desa (IJD) dan Inpres Irigasi.

Ketua Fraksi Partai GERINDRA DPRD Kabupaten Alor, Taufik Syabudin, S.Pd mengatakan, setelah melakukan koordinasi dan pertemuan bersama BAPPENAS RI dan Dirjen Kementerian PUPR di Jakarta, fraksi yang dipimpinnya berhasil memperjuangkan Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Inpres Irigasi sebesar Rp. 107 Milyar.

Bacaan Lainnya

Anggaran sebesar Rp. 107 Milyar ini demikian Taufik dialokasikan untuk untuk membangun tiga ruas jalan di Alor dan pembangunan irigasi di beberapa tempat, kata Taufik yang dikabarkan menjabat Sekretaris DPC Partai GERINDRA Kabupaten Alor.

“Anggaran senilai Rp. 107 Miliar ini direncanakan untuk membangun beberapa proyek strategis yakni, jalan ruas Alor Kecil-Otvai, peningkatan jalan ruas Bukapiting-Apui, peningkatan jalan ruas Lelahomi-Mainang,” ujar Taufik dan menambahkan, selain itu besaran anggaran ini juga akan digunakan untuk membangun irigasi di wilayah Kecamatan Lembur dan Kecamatan Alor Barat Laut.

Dijelaskan Taufik, program IJD dan Inpres Irigasi ini merupakan program prioritas Presiden Prabowo, dimana Alor merupakan salah satu kabupaten yang mendapatkan program ini setelah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Staf Khusus Kementerian bersama Tim Teknis Bappenas dan Direktorat Kedeputian Infrastruktur Bappenas RI baru.

“Perjuangan untuk mendapatkan anggaran ini cukup ribet dan melelahkan. Tetapi puji Tuhan kemarin tanggal 24 Juni 2026 perjuangan ini berhasil kita dapatkan,” kata Taufik melalui pesan whatsApp.

Mewakili masyarakat Kabupaten Alor, wakil rakyat dari Partai GERINDRA ini menyampaikan rasa hormat disertai terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian khusus yang diberikan melalui program Inpres ini.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo. Karena bantuan ini adalah bukti bahwa pembangunan merata hingga ke pelosok Alor benar-benar menjadi prioritas. Kami berkomitmen untuk terus mengawal agar pelaksanaan proyek ini berjalan tepat waktu dan sesuai spesifikasi demi kemaslahatan rakyat Alor,” pungkasnya.

Anggaran yang bersumber dari Instruksi Presiden (Inpres) ini akan difokuskan pada perbaikan dan peningkatan kualitas jalan serta pembangunan irigasi di sejumlah titik vital yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Alor, kata Taufik.

Apa yang dilakukan pihaknya untuk mendapatkan alokasi anggaran melalui program ini menurut Taufik merupakan wujud nyata dari komitmen Fraksi Gerindra DPRD Alor dalam menjawab keluhan masyarakat terkait aksesibilitas jalan yang selama ini terkendala.

“Perjuangan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat. Kami melihat kondisi di lapangan membutuhkan sentuhan nyata agar roda ekonomi masyarakat di pelosok desa dapat berjalan lebih lancar. Alhamdulillah, koordinasi dengan pemerintah pusat membuahkan hasil yang konrit,” ujarnya.

Dikatakan Taufik bahwa bantuan dana Inpres sebesar Rp. 107 Miliar ini merupakan bentuk kehadiran negara yang nyata bagi daerah terdepan dan terluar.

Dia menaruh harap agar dengan dialokasikan anggaran untuk Alor ini ada infrastruktur yang lebih baik, konektivitas antar wilayah di Kabupaten Alor akan semakin terbuka dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.

Proyek ini direncanakan akan segera memasuki tahap pengerjaan dalam tahun anggaran berjalan, dengan harapan mampu membuka isolasi daerah dan memperlancar arus transportasi logistik serta hasil pertanian masyarakat.

Di NTT, hanya lima kabupaten yakni, Alor, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Manggarai dan Sikka yang mendapatkan program ini. Artinya Keberhasilan ini berkat dukungan penuh Wakil Bupati Alor, Dinas PUPR Kabupaten Alor dan Doa masyarakat Kabupaten Alor secara menyeluruh.

Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Alor lanjut Taufik, berkomitmen terus berjuang melalui Program IJD dn Inpres Irigasi agar beberapa wilayah Kabupaten Alor yang belum dibangun akan terus diperjuangkan. Apalagi Bappenas telah menyampaikan kepada pihaknya agar pemerintah daerah mengusulkan melalui Program DAK dan IJD di tahun 2027 mendatang.

“Kami berkomitmen akan perjuangkan, sehingga beberapa ruas jalan yang ada di wilayah 5 kecamatan di Pulau Pantar, Kecamatan Pulau Pura, dan ruas-ruas jalan pulau besar (Pulau Alor) bisa tersentuh secara menyeluruh melalui Program ini,” ujarnya menambahkan. *** morisweni

Pos terkait