KALABAHI,RADARPANTAR.com- Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si, minta pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) memperkuat disiplin aparatur, percepatan realisasi anggaran dan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si sedang memimpin apel. FOTO:ITM
Penegasan tersebut disampaikan Melkisedek ketika memimpin Apel Kesadaran KORPRI di Lapangan Setda Kantor Bupati Alor, Senin (19/10/2026).
Apel Kesadaran KORPRI demikian Melkisedek, bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
Untuk diketahui, apel yang seyogianya dilaksanakan setiap tanggal 17, pada bulan ini digelar pada Senin, 19 Oktober 2026, karena tanggal 17 bertepatan dengan hari Sabtu.
Menurut Melkisedek, setiap ASN harus menyadari bahwa pelaksanaan tugas pemerintahan saat ini berada dalam ruang keterbukaan informasi publik.
Kinerja aparatur dan kualitas pelayanan pemerintah semakin mendapat perhatian masyarakat, sehingga setiap perangkat daerah dituntut bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
“Apel ini menjadi momentum bagi kita untuk merefleksikan dan mengevaluasi apa yang telah dilakukan sebagai abdi negara dalam melayani masyarakat. Laksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai aturan, jangan bekerja berdasarkan kepentingan, tetapi berpegang pada aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sekda meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkuat pengawasan terhadap disiplin pegawai, terutama berkaitan dengan kehadiran, pelaksanaan apel, serta kepatuhan terhadap jam masuk dan pulang kantor.
Ia menegaskan bahwa kepala perangkat daerah memiliki tanggung jawab untuk mengevaluasi kedisiplinan pegawai di lingkungan kerjanya.
Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan apel pagi dan siang.
Perhatian khusus harus diberikan kepada ASN yang bertugas pada unit pelayanan langsung kepada masyarakat.
Disiplin, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kehadiran di kantor, tetapi juga menyangkut komitmen, ketepatan waktu, dan kesungguhan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dengan disiplin yang konsisten, pelayanan pemerintahan diharapkan berlangsung lebih tertib, efektif, dan responsif terhadap kepentingan warga.
Selain disiplin aparatur, Melkisedek mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi musim kemarau yang berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat.
Ia meminta perangkat daerah terkait, khususnya yang menangani urusan pangan, pertanian, kesehatan, dan penyediaan air bersih, mengambil langkah antisipatif sesuai kondisi riil di lapangan.
Potensi kerawanan pangan, gangguan kesehatan, serta keterbatasan akses terhadap air bersih harus menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah perlu memetakan wilayah dan kelompok masyarakat yang membutuhkan penanganan prioritas, termasuk masyarakat di desa-desa yang menghadapi kesulitan memperoleh air bersih.
“Perangkat daerah harus mampu memetakan kebutuhan riil masyarakat. Jangan sampai kebutuhan dasar warga terabaikan. Kita harus tetap siaga dan memastikan pelayanan menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan air bersih,” ujarnya.
Ia juga meminta setiap perangkat daerah terkait menyiapkan langkah penanganan berdasarkan tugas dan kewenangannya, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan tidak hanya bersifat administratif.
Dalam aspek pengelolaan keuangan daerah, Sekda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan OPD atas proses penetapan APBD yang telah dilaksanakan sesuai batas waktu. Ia meminta seluruh perangkat daerah segera menuntaskan penyesuaian administrasi dan anggaran kas sebagai dasar pelaksanaan kegiatan.
Dengan waktu pelaksanaan anggaran yang semakin terbatas, setiap OPD diminta memastikan kegiatan yang telah direncanakan segera dipersiapkan dan dilaksanakan sesuai jadwal serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Proses pengadaan barang dan jasa, termasuk melalui katalog elektronik atau e-katalog, perlu ditindaklanjuti secara tepat waktu, baik untuk kegiatan yang bersumber dari anggaran murni maupun anggaran perubahan.
Sekda juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap capaian realisasi anggaran dan kemajuan pelaksanaan kegiatan. Evaluasi tersebut diperlukan agar kendala dapat segera diidentifikasi dan ditangani, sehingga anggaran yang telah dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Waktu pelaksanaan kegiatan kita terbatas. Karena itu, segera sesuaikan kegiatan dengan anggaran kas yang tersedia, lakukan evaluasi terhadap realisasi anggaran, dan pastikan program dilaksanakan secara efektif. Kita perlu menghindari sisa anggaran yang besar karena kegiatan tidak terlaksana,” tegas Melkisedek.
Ia berharap seluruh pimpinan OPD meningkatkan koordinasi dan pengendalian internal agar pelaksanaan program berjalan sesuai target, penggunaan anggaran lebih optimal, serta hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Sekda turut mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Meskipun kondisi keamanan secara umum dinilai cukup kondusif, beberapa wilayah masih memerlukan perhatian bersama.
Ia mengajak ASN berperan aktif menjaga ketertiban, dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama dalam pergaulan dan aktivitas pada malam hari, agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, Sekda mengingatkan seluruh ASN agar menjaga kesehatan dan keseimbangan antara pekerjaan dengan waktu istirahat. Menurutnya, semangat pengabdian harus didukung kondisi fisik yang baik agar aparatur mampu melaksanakan tugas secara berkelanjutan.
“Bekerjalah dengan optimal dan penuh tanggung jawab, tetapi jangan mengabaikan kesehatan. Kita membutuhkan ASN yang sehat, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian agar pelayanan pemerintahan berjalan dengan baik,” pesannya.
Mengakhiri arahannya, Melkisedek menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN atas dukungan dan pelaksanaan tugas pemerintahan. Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Alor, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperkuat semangat kerja, menjaga kebersamaan, serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap Apel Kesadaran KORPRI menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk terus memperbaiki kinerja, menaati aturan, mengelola anggaran secara bertanggung jawab, dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas. *** morisweni






