Tim Technical Delegate KONI Survei Lokasi Calon Venue Aeromodelling PON XXII di Kabupaten Alor

KALABAHI,RADARPANTAR.com-Tim Technical Delegate Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat meninjau beberapa lokasi seperti Bandar Udara Mali, GOR Batunirwala Kalabahi, Lapangan Mini Kalabahi dan beberapa lokasi di Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur sebagai calon venue cabang olahraga Aeromodelling untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 mendatang.

Tim KONI Pusat bersama Wabup Alor dan sejumlah pejabat utama daerah saat meninjau venue Bandara Mali. FOTO:MW/RP

Bacaan Lainnya

Didampingi Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH, Ketua Harian KONI Alor Obeth Bolang, S.Sos, M.AP, Kadispora Alor Alios Wakano, Kabid Olahraga Dispora Alor Remy Laa Loban, Tim Technical Delegate KONI Pusat yang dipimpin Arya Sidharta meninjau langsung Bandar Udara Mali, GOR Batunirwala Kalabahi, Lapangan Mini Kalabahi dan beberapa lokasi di Kabupaten Alor sebagai calon venue, sambil memeriksa fasilitas pendukung untuk memastikan kesiapan infrastruktur, kelayakan teknis, potensi arah angina serta aspek keselamatan olahraga penerbangan ini.

KONI Pusat dalam kunjungan kali ini untuk visitasi venue PON 2028 mendatang membawa sejumlah cabang olahraga yang nantinya akan dipertandingkan di Nusa Tenggara Timur, termasuk dari saya itu dari Pengurus Besar Pengurus Besar Federasi Aerosport Indonesia (FASI), kata Arya ketika meninjau Bandar Udara Mali sebagai salah satu venue aeromodelling PON XXII 2028, Jumat (16/10/2026).

Tim dari KONI PUSAT bersama sejumlah pengurus KONI Alor saat meninjau venue GOR Batunirwala. FOTO:OM MO/RP

FASI itu demikian Arya, ada enam disiplin olahraga yang dipertandingkan, 4 dipertandingkan di Nusa Tenggara Barat, 2 di Nusa Tenggara Timur, yaitu aeromodeling dan paramotor. Paramotor itu rencananya di Nagakeo, sedangkan aeromodeling dipertandingkan di Kabupaten Alor.


Dijelaskan Arya, aeromodelling telah disepakati mempertandingkan 12 nomor lomba. Pertandingan ini membutuhkan tempat yang cukup luas. Dan, 5 nomor lomba yang tidak diperkenankan dekat dengan pantai. Dia harus 3 KM dari pantai.


Jadi, di Bandara Mali ini bisa untuk 7 nomor lomba sisanya yakni 5 nomor lomba harus kita cari di tempat terbuka yang lain, supaya lebih dekat ke masyarakat, ujarnya.

Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH ketika mendampingi tim KONI Pusat dalam peninjauan venue itu menyampaikan rasa hormat dan terimakasih kepada pemerintah pusat dan KONI Pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Alor sebagai tuan rumah untuk cabang olahraga aeromodelling.
“Yang pertama kami pemerintah Kabupaten Alor menyampaikan terima kasih banyak atas kepercayaan kepada Kabupaten Alor sebagai tuan rumah untuk cabang olaraga aeromodelling,” ujarnya.


Karena ini kepercayaan sehingga kata Winaryo, pihaknya menyiapkan beberapa lokasi sebagai pusat pertandingan aeromodelling. Kami akan berupaya menjadi tuan rumah yang baik untuk cabang olahraga aeromodelling PON XXII 2028 mendatang.


Ini sejarah dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Alor, baru kali ini kita jadi tuan rumah salah satu cabang olahraga PON. Karena itu orang nomor dua di Kabupaten Alor ini menaruh harap agar semua komponen masyarakat memberikan dukungan dengan mencipatakan keamanan dan ketertiban agar cabang olahraga ini dapat dipertandingkan dengan sukses.
Pemerintah daerah Kabupeten Alor tentu mengharapkan agar masyarakat bisa ikut berpartisipasi, menjaga keamanan dan ikut menikmati Pesta Olahraga ini di tahun 2028, pinta Winaryo.


Winaryo mengaku akan membenahi beberapa fasilitas yang sudah dipastikan dapat dijadikan sebagai venue penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.


Winaryo menegaskan, pemerintah daerah siap menerima atlit PON untuk cabang olahraga aeromodelling yang mencapai 250 lebih atlit ditambah official. Pemerintah sudah pasti menyiapkan secara baik, termasuk penginapan dalam hal ini hotel dan home stay.


Menjadi tuan rumah PON ini terang Winaryo, UMKM kita di Alor mendapatkan lahan baru yang strategis untuk meningkatkan dan mengembangkan usahanya.


Dijelaskannya, tuan rumah PON ini sudah pasti berdampak positif bagi UMKM kita tetapi juga pariwisata. Kita akan membuat kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pariwisata. *** morisweni

Pos terkait