Wakil Bupati Alor Tegas, Lavvo Tana Cup II Dihentikan Jika Terjadi Lagi Insiden

KALABAHI,RADARPANTAR.com-Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH tegas memberikan peringatan kepada Panitia Turnamen Lavvo Tana Cup II menyusul terjadinya insiden antar pemain dan wasit dalam laga penyisihan juara bertahan Panbers kontra Persetan yang berujung didiskualivikasi Panbers dalam salah satu turnamen sepak bola bergengsi di Nusa Kenari tercinta. Jika terjadi lagi insiden, baik antara pemain dengan wasit, pemain dengan pemain atau pemain dengan suporter maka penyelenggaraan turnamen sepak bola ini dihentikan, Rocky Winaryo.

Wakil Bupati Alor hendak menerima Tropi Lavvo Tana dari salah seorang tokoh masyarakat dan menyerahkan kepada panitia untuk diperebutkan kembali. FOTO:OM MO/RP

Bacaan Lainnya

Ini peringatan keras kepada Panitia Lavvo Tana Cup yang pertama dan terakhir. Kalau ada lagi kericuhan di turnamen yang masih berlangsung di babak penyisihan ini maka turnamen dapat dihentikan, kata Wakil Bupati Alor melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Alor Alios Wakano, Rabu (14/10/2026).

Bersama Kepala Bidang Olah Raga Remi Laa Loban, Wakano menegaskan bahwa peringatan Wakil Bupati Alor merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Alor.

Wabup Alor menyampaikan sambutan pembukaan Lavvo Tana Cup 2 2026. FOTO:OM/MO

“Tadi Pak Wakil Bupati Alor panggil kami di Ruang Kerjanya, saya bersama Pak Kabid Olah Raga untuk sampaikan peringatan ini kepada Panitia Lavvo Tana Cup,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut dari peringatan Wakil Bupati Alor ini, hari ini demikian Wakano, pihaknya akan menggelar pertemuan bersama panitia untuk membangun kembali komitmen agar insiden yang terjadi di laga antara Panbers kontra Persetan, Selasa (13/10/2026) lalu tak bakal terjadi lagi di sisa turnamen Lavvo Tana Cup II.

Winaryo kepada Wakano dan Remy mengingatkan kembali bahwa turnamen sepak bola seperti ini tidak sekedar mencari mana club sepak bola yang bakal menjadi juara. Sepak bola harus kita jadikan sebagai sarana pemersatu karena mempertemukan club yang berasal dari berbagai wilayah di daerah ini. Karena itu semua komponen pertandingan, baik pemain, pelatih dan suporter agar dapat menjaga dan menciptakan situasi yang kondusif selama turnamen ini berlangsung.

Untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, turnamen Lavvo Tana Cup II 2026 ini dapat dihentikan jika panitia, pelatih, pemain dan suporter tidak bisa mengendalikan diri sehingga menimbulkan lagi insiden di sisa pertandingan dalam turnamen sepak bola ini.

“Sekali lagi sepak bola itu salah satu sarana pemersatu. Bukan sebaliknya sebagai sarana pemecah bela. Tolong jaga keamanan dan ketertiban selama turnamen ini berlangsung. Jika tidak maka turnamen ini dihentikan,” pintanya memperingatkan.

Menindaklanjuti arahan Wakil Bupati Alor, Kepala Bidang Olah Raga pada Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Alor Remy Laa Loban Rabu Sore (14/10/2026) kepada media ini mengaku sudah melakukan pertemuan dengan panitia. Pertemuan ini menurut Remy merupakan penegasan dari Wakil Bupati Alor kepada panitia agar dapat menciptakan situasi yang kondusif bagi berlangsungnya turnamen Lavvo Tana Cup II.

Menurut Remy, dalam pertemuan dengan panitia ini pihaknya menyarankan kepada panitia agar dibuatkan pernyataan bersama untuk menjamin situasi yang aman bagi berlangsugnya turnamen Lavvo Tana Cup II 2026. Tetapi panitia menyarankan agar pernyataan menjamin keamanan selama pertandingan Lavvo Tana Cup II 2026 ini harus melibatkan club sepak bola peserta turnamen.

Ketua Panitia Lavvo Tana Cup II Husen Tolang, SH mengingatkan kepada seluruh official atau manager untuk tetap sama-sama mengawal tim sepak bola dan suporternya agar tetap menjaga kemanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung sampai dengan selesai penyelenggaraan turnamen ini.

“Manager/official tim untuk mematuhi hasil kesepakatan bersama pada saat technical meeting berkaitan dengan jadwal pertandingan pada babak penyisihan ini,” ujar Husen. *** morisweni

Pos terkait