Seleksi Terbuka Isi 6 Jabatan Eselon II Dimulai, Wabup Alor: Tidak Ada Arahan Khusus Dari Bupati

KALABAHI,RADARPANTAR.com-Seleksi terbuka untuk mengisi 6 (Enam) Jabatan Eselon II lingkup pemerintah Kabupaten Alor dimulai. Kemaren saya ketemu Pak Bupati minta ijin buka seleksi terbuka hari ini, tidak ada arahan dari Pak Bupati. Saya juga tidak ada arahan. Semua punya peluang yang sama untuk menduduki jabatan yang dilamar, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH.

Wabup Alor sedang memberikan arahan. FOTO:OM MO/RO

Bacaan Lainnya

28 Pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Alor, Selasa (08/09/2026) mengikuti seleksi terbuka untuk mengisi 6 (Enam) Jabatan Eselon II yang lowong hingga saat ini.

Para Pejabat yang siap mengikuti seleksi terbuka ini sebelumnya dinyatakan lolos tahapan administratif. Mereka akan diuji kompetensi untuk bersaing mengisi 6 (Enam) jabatan lowong yakni Asisten 2 Setda Alor, Dinas Permukiman, Perumahan dan Pertanahan; Dinas Pendidikan, Dinas Pangan, Dinas PMD dan Dinas Sosial.

Dihadiri Tim Asesment Center BKD Propinsi NTT dan Panitia Seleksi, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH membuka seleksi terbuka di Aula Kantor Dinas Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Alor, Selasa 8 September 2026.

Wabup Alor, Sekda, Tim Asesmen Center BKD NTT dan Paniti Seleksi dalam satu sesi foto: FOTO:OM MO/RP

Wabup Winaryo dalam serimonial pembukaan itu didampingi Sekda Alor Melky Belly, Asisten I Setda Alor Syaiffudin Djawa dan sejumlah pimpinan OPD. Hadir dalam kegiatan ini tim Asesment Center BKD Provinsi NTT dan Tim Penguji Lokal di Kabupaten Alor.

Dalam arahannya Wabup Winaryo minta mengatakan, tidak ada arahan khusus dari Bupati-Wakil Bupati Alor kepada tim asesment BKD Propinsi NTT maupun kepada panitia dalam seleksi Pejabat Eselon II untuk mengisi 6 (Enam) Jabatan Eselon II yang kosong hingga saat ini.

Foto bersama antara Wabup, Sekda, Tim Asesmen Center BKD NTT, Panitia Seleksi dan para calon pejabat eselon II. FOTO:OM MO/RP

Kepada para calon Pejabat Eselon II saya minta untuk mengikuti test dengan baik, mengasah kemampuan dalam pengujian sesuai dengan kompetensi jabatan yang dilamar.

Wabup Winaryo mengatakan, pimpinan pejabat pratama tinggi memegang peran kunci sebagai motor penggerak roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik. Sehingga dituntut mampu menerjemahkan visi dan misi Kepala Daerah dan Wakil kedalam program kerja nyata, terukur dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Para Calon Pejabat Eselon II. FOTO:OM MO/RP

Kareneya orang nomor dua di Nusa Kenari tercinta ini berpesan, pertama, tunjukkan kemampuan terbaik, ide, gagasan, inovasi serta strategi kepemimpinan yang matang untuk memajukan OPD yang nanti dipimpin. Kedua, tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks, karena itu daerah ini membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mempunyai kemampuan secara konseptual, tetapi juga cepat beradaptasi, berorientasi pada hasil dan siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati serta memiliki jaringan yang mumpuni dengan kementrlian/lembaga.

Wabup Winaryo mengungkapkan, sebelum menghadiri kegiatan pembukaan ini, ia telah bertemu dan berkoordinasi dengan Bupati Alor. Dan prinsipnya tidak ada arahan khusus dari Bupati, namun Bupati berharap seleksi atau ujian ini dapat berlangsung secara jujur dan adil, tunjukan kualitas dan kemampuan yang dimiliki masing-masing calon.

Yang menarik, Winaryo mengaku setelah melihat peserta seleksi, ia berpandangan bahwa semua calon bagus-bagus dan persaingannya cukup kompetitif. Pasalnya, ia mengenal kinerja dan kemampuan para peserta ini karena selama 1 tahun lebih ketika menjalankan tugasnya sebagai Wakil Bupati ia mempelajari mereka.

“Saya berharap nanti yang terpilih, tidak saja memiliki kemampuan intelektual, namun juga punya kemampuan komunikasi dan koordinasi untuk membangun jaringan yang luas bagi kepentingan daerah,” sebut Wabup Winaryo.

Ketua Panitia Seleksi, Imanuel Maiteng yang juga Sekretaris BKD Kabupaten Alor dalam laporannya mengatakan, seleksi terbuka pimpinan pejabat tinggi pratama ini akan berlangsung dari tanggal 8-15 September 2026.

Tahapan seleksi meliputi, Pertama seleksi administrasi, test kesehatan dan penelusuran rekam jejak. Kedua, penilaian kompetensi manajerial dan sosial cultural dilakukan oleh Tim Asesment Center BKD Provinsi NTT. Ketiga, penilaian penulisan makalah dan presentasi oleh panitia seleksi. Keempat, wawancara akhir oleh panitia seleksi. Dan kelima, penetapan dan penyampaian hasil seleksi kepada Bupati Alor.

Untuk diketahui, Tim Asesment Center BKD Provinsi NTT yang datang ke Alor untuk menguji Calon Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Alor yakni Unun Fernandes, Lusius Aman, Yohanis Baptista Kapa, Gregorius Babo, Maria Theresia Pranata Lia Pau (Psykolog), Lidya Taro, dan Maria Peni Lelang Wayang serta Maria Agnes Odjan (Pengawas). Adapun panitia seleksi lokal, antara lain DR. Fredik Abia Kande dan Iqbal Abdulla-mantan Kepala Irda Kabupaten Alor.

Berikut, 28 pejabat yang mengikuti seleksi terbuka untuk mengisi 6 (Enam) Jabatan Eselon II yang lowong hingga saat ini:

Asisten II dilamar, Sabdi Makanlehi, SH, MH; Yapi Nikodas Hinglir, SP dan Dathenus Moleda Bani, ST.

Dinas Pendidikan Kabupaten Alor dilamar, Yonatan Manimaley, S.Pd; Anthon Frederik Makoni, SP; Tertius Lanmai, SH; Mesak Anderias Malailak, S.Pd, M.Pd dan Imanuel Maitia, SE.

Dinas Pangan dilamar, Simon Atalo, S.Sos; Yustina Orpa Suleha Makunimau, SE, MM; Esra Djahasana, SE; Hendrik Ona Kawang Kari, S.Sos dan Deiv Zanherip Alelang, SH.

Dinas Perumahan dilamar, . Donatus Muda, SP, M.Si; Astra Kaituka, SE, M.S.P; Antonius A G Atakari, S.I.P; Rinny Imelda Naolin, ST; Suhirman Panara, S.Si, M.A.P; Manoak Boling Sau, ST dan Mas Nurdin, ST.

Dinas Sosial dan Dinas PMD dilamar, Pahlawan Djafar, S.Pi; Antonius Atakari Karbeka, ST, M.A.P; Isyaq Samau, S.TP; Sefrinus Sonisius Lutzina, S.ST, Par; Onasis Noch Andy Lelang, SP, M.Sc, Aksa Kiri, SE; Drs. Julitselem Obisuru dan Amrullah Bay, SE, M.A.P. *** morisweni

Pos terkait