Gandeng Polwan Polres Alor dan Masyarakat, Polsek ABAD Tanam 20 Ribu  Anakan Kelor

Kapolsek Alor Barat Daya IPTU. Jeane Sakala, SH sedang memberikan keterangan kepada media. FOTO:ISTIMEWAH
Kapolsek Alor Barat Daya IPTU. Jeane Sakala, SH sedang memberikan keterangan kepada media. FOTO:ISTIMEWAH

KALABAHI,RADARPANTAR.com-Kehadiran Anggota POLRI di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Alor Barat Daya benar-benar dirasakan pelayanannya oleh masyarakat.  Sukses mewajibkan anggota sebagai orang tua angkat anak-anak stunting dan membuka taman baca anak-anak di wilayah Polsek Alor Barat Daya, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Alor Barat Daya Iptu. Jeane Sakala, SH bekin gebrakan baru. Gandeng Polwan Polres Alor  dan masyarakat, Kapolsek Perempuan pertama di Polres Alor itu menanam 20 ribu  anakan kelor diatas lahan seluas 18 Ha  di Desa Kuifana, Kecamatan Alor Barat Daya Selatan, Kabupaten Alor. 

Kamis tanggal  8 Desember 2022, Pukul  08.30 Wita bertempat di Desa  Kuifana Kecamatan Alor Barat Daya Selatan, Kabupaten Alor telah dilakukan kegiatan penanaman anakan kelor sebanyak 20 ribu anakan yang dilakukan oleh Polwan Polres Alor, Personil Polsek Alor Barat Daya  dan Bhayangkari Ranting Alor Barat Daya dan warga Desa Kuifana dalam rangka mendukung program pemerintah meningkatkan kesejahtraan masyarakat dalam hal ini sebagai makanan tambahan untuk pencegahan stunting di lahan yang di hibahkan oleh masyrakat Alor Barat Daya Selatan kepada Polres Alor untuk dibangun Polsek Alor Barat Daya Selatan yang berada diwilayah hukum Polsek Abad, sebut Kepala Kepolisian Sektor Alor Barat Daya, IPTU. Jeane Sakala, SH.

Bacaan Lainnya

Hadir pada kegiatan tersebut antara lain, Camat Alor Barat Daya Selatan  Siyonoto L. Kaimat, S.Sos, Polwan Polres Alor, Kepala Desa Kuifana, Personil Polsek Alor Barat Daya Selatan dan Bhayangkari Ranting Alor Barat Daya Selatan.  

Jumlah  anakan yang kami tanam demikian Jeane sebanyak 20 ribu lebih di lahan yang sangat luas ini dengan harapan masyarakat bisa memanfaatkan hasilnya di kemudian hari. 

Jeane mengaku mendapat hiba lahan seluas 18 HA dari salah satu orang tua dengan marga Karpada melalui Pemerintah Kecamatan Alor Barat Daya Selatan yang diterima langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur  Irjen Pol Drs. Johni Asadoma dalam kunjungan baru-baru ini untuk pembangunan Kantor Polsek Alor Barat Daya Selatan.

Karena lahannya masih kosong sehingga Kapolse Perempuan pertama di Polres Alor ini memuatar otak  mengambil inisiatif  menanam kelor. “Kelor adalah salah satu program pemerintah Propinsi NTT sebagai penunjang gizi untuk anak-anak stunting   karena kita ketahui bersama bahwa  kelor itu memiliki nilai gizi  lebih dari susu sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan berharap menjadi komoditi utama bagi masyarakat Alor Barat Daya Selatan di kemudian hari,” pinta Jeane berharap.  

Sementara itu Camat Alor Barat Daya Selatan Siyonoto L. Kaimat, S.Sos mengatakan, wilayah pemerintahan Kecamatan Alor Barat Daya Selatan terdiri dari 7 desa,  dan salah satunya adalah Desa Kuifana.

Di Desa Kuifana ini yang terletak lokasi yang telah diberikan oleh masyarakat di wilayah ini sebagai hak ulayat atas nama kepemilikan ulayat Bapak Karpada lewat momentum yang bersejarah pada saat kunjungan kerja Kapolda NTT Irjend Pol Drs. Johni Asadoma.

“Masyarakat secara tulus dan iklas memberikan tanahnya kepada Polri melalui Polres Alor, melalui Polsek ABAD. Kami  bersama-sama disini, bersinergi satu sama lain dan kami rencana membangun wilayah ini ke depan pada tataran yang tepat,” ujar Kaimat sembari menambahkan, oleh karena itu dalam kesempatan membersihkan lokasi yang telah dipersiapkan kami tandai dengan menanaman salah satu tanaman andalan Gubernur NTT,  kelor.  

Penanaman kelor ini diharapkan bisa mengangkat harkat dan martabat masyarakat di wilayah ini pada 20 hinga  30 tahun ke depan, harapnya.

Kaimat  menegaskan jika percaya bahwa Tuhan pada hari ini memberikan rahmat yang besar,  berkat yang besar. Karenanya dalam sinergitas pemerintah Kecamatan Alor Barat Daya Selatan bersama  Kapolsek ABAD,  Kades Kuifana Bapak Kalau yang merupakan representasi dari para orang tua bahwa kami siap membangun negeri, terutama membangun Polsek ABAD. Proses ke depan untuk membangun Polsek masyarakat harapkan sepenuhnya kepada Kapolda NTT sehingga harapan ini dapat tercapai di waktu yang ditentukan oleh Tuhan. *** morisweni