TAKALELANG,RADARPANTAR.com-Senin, 23 Maret 2026, Bupati Alor Iskandar Lakamau, SH, M.Si, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH, Ketua DPRD Alor Paulus Buche Brikmar dan Pj. Sekda Alor Obet Bolang, SH, M.Ap bertemu. 4 Tokoh Nusa Kenari yang bertemu di Bibir Pantai Takalelang, Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor ini dinilai sebagai langka strategis memperkuat komitmen untuk membangun daerah ini menuju ke arah yang lebih baik.
Tidak ada pejabat yang memberikan keterangan mengenai pertemuan itu, tetapi pertemuan ke-empat tokoh yang berada di jabatan strategis pemerintahan Kabupaten Alor ini boleh jadi sebagai langka untuk mengkonsolidasi kembali sikap, ide dan gagasan untuk memperkuat komitmen membangun daerah ini di sisa waktu pengabdian melayani rakyat. Pasalnya, beberapa waktu belakangan ini di beranda media sosial, sebagian besar netizen membagi diksi yang berisi ‘perang’ antara Ketua DPRD Alor Paulus Buche Brikmar dan Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo.

Saling ‘serang’ antara Wabup Alor dan Ketua DPRD Alor di sosmed meski perlahan mereda tetapi beberapa orang kunci di sekitar kekuasaan memandang penting untuk mempertemukan dua tokoh penting ini bertatap muka.
Tak hanya Wabup Alor dan Ketua DPRD Alor yang berbeda, kesan publik beberapa waktu belakangan yang menyeret Bupati Alor Iskandar Lakamau, SH, M.Si dan Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH di simpang perbedaan juga menjadi sebab beberapa tokoh kunci untuk mempertemukan Lakamau dan Winaryo di area terbuka, biar disaksikan kelompok masyarakat yang menyangsikan kekompakan duet dengan sandi gaul Is the Rock di kampanye Pilkada akhir Tahun 2024 silam.

Sementara Pj. Sekda Alor Obet Bolang, S.Sos, M.Ap yang sulit memposisikan diri dalam mengemban tugas pokok dan fungsi sebagai juru tulis di simpang perbedaan Bupati dan Wakil Bupati Alor dinilai menggangu mesin birokrasi pemerintahan bergerak mendorong pimpinan SKPD dalam melaksanakan tugas teknis merealisasi program Gerbang Timur dalam spirit Alor Berkemas yang dicetus Bupati-Wakil Bupati Alor.
Pertemuan akhirnya terjadi, dipusatkan di Bibir Pantai Takalelang, Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, Senin (23/03/2026) 4 Tokoh itu berhasil dipertemukan beberapa orang kunci di lingkaran kekuasaan Lakamau-Winaryo.

Bersama salah seorang tokoh masyarakat Takalelang sebelum 4 tokoh pemerintahan berlangsung. FOTO:MW/RP
Di pelataran sebuah rumah gudang atau lazim disebut sebagai rumah adat masyarakat setempat yang terletak di Bibir Pantai Takalelang, 4 Tokoh Alor itu bertemu. Mereka duduk berjejer, ada Ketua DPRD Alor Paulus Buche Brikmar, Bupati Alor Iskandar Lakamau, SH, M.Si, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH dan Pj. Sekda Alor Obeth Bolang, S.Sos, M.Ap.
Dalam pertemuan itu nampak bahwa sebenarnya diantara mereka tidak ada masalah menyolok. Dari gestur tubuh, mimik dan cara mereka berceritera sangat nampak jika tidak ada masalah diantara 4 pejabat teras daerah ini.
Semangat kekeluargaan justru sangat kental dan nampak dalam percakapan diantara mereka. Baik antara Ketua DPRD dan Wakil Bupati Alor, Bupati dan Wakil Bupati Alor, serta Bupati-Wakil Bupati Alor dengan Pj. Sekda Alor.
Keluarga Besar dari Takalelang mengakhiri pertemuan 4 Tokoh Alor pemerintahan itu dengan menjamu makanan lokal masyarakat setempat.
Beberapa tokoh yang menjadi saksi pertamuan 4 Tokoh itu mengaku kagum dan bangga dengan pertemuan itu. “Mereka sebenarnya ada aman-aman saja tetapi yang buat seperti Bupati-Wakil Bupati Alor ada baku marah ini orang-orang yang ada di sekitar Bupati-Wakil Bupati Alor,” sebut salah seorang tokoh yang jadi saksi pertemuan 4 tokoh itu.
Dia menaruh harap agar setelah libur masuk ini, semua pihak, terutama pihak yang ada di luar pemerintahan tidak lagi mencampuri urusan pemerintahan. Kita kasih kesempatan kepada Bupati dan Wakil Bupati Alor, Pj. Sekda Alor dan Ketua DPRD Alor bekerja melayani publik.
Menurutnya, Ketua DPRD Alor dengan Wakil Bupati Alor juga sebenarnya tidak ada soal, hubungan mereka juga terlihat romantis, tetapi yang besar-besarkan seolah ada masalah itu justru orang-orang yang sukan bermain sosmed. *** morisweni





