KALABAHI,RADARPANTAR.COM-ewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kabupaten Alor mendapat kunjungan dua Rohaniawan dari Negara Kanada.
Kunjungan tersebut dilakukan pada hari Kamis 12 Februari 2026, di Sekretariat GAMKI Alor, Watamelang, Kelurahan Mutiara Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.
Kedua hamba Tuhan dari Kanada itu antara lain: Rev. Dr David Robbins dan Rev. Dr Deve Benn.
Mereka di dampingi Pdt Gunar Sahari, M.Th, Pdt Tolop Marbun, M.Th dari Jakarta dan Pdt. Lim C.H.R Odja, M.Th dari Kalabahi, Alor.

Pengurus GAMKI Alor dalam satu sesi foto bersama dua rohaniawan asal Kanada. FOTO:GAMKI ALOR
Kedatangan tim hamba-hamba Allah itu disambut hangat oleh Ketua DPC GAMKI Alor Dematrius Mautuka, Sekretaris Fierre Ronaldus Sir, Bendahara Salomi Senlau bersama jajaran pengurus dan Anggota GAMKI.
Kehadiran kedua hamba Tuhan yang telah mengelilingi dunia ini untuk misi penginjilan tersebut dengan maksud untuk sharing firman Tuhan bersama Pengurus DPC GAMKI Alor, Anggota dan Panitia Paskah.
Ketua DPC GAMKI Alor Dematrius Mautuka mengatakan, pihaknya bersyukur kepada Tuhan Yesus karena bisa mendapat kunjungan dari hamba-hamba Tuhan dari Negara Kanada dan tim dari Jakarta di Sekretariat GAMKI Alor.

“Puji Tuhan, suatu kehormatan bagi kami bisa dikunjungi oleh Bapak-bapak Hamba Tuhan dari Kanada dan Jakarta untuk sharing firman Tuhan di sini. Kunjungan ini sangat istimewa bagi kami karena baru pertama terjadi,” kata Demas, sapaan Dematrius.
“Terima kasih kepada senior kami Ibu Lim Odja yang telah memfasilitasi pertemuan penuh kasih ini,” lanjut Demas.
Demas kemudian menyampaikan program-program pelayanan GAMKI Alor selama satu periode kepengurusan GAMKI Alor Masa Bhakti 2023-2026 kepada kedua hamba Tuhan dan timnya.
Selain itu, ia juga menguraikan program pelayanan Paskah pada tahun 2024-2025, lebih khusus program perayaan Paskah GAMKI yang akan dilakukan pada bulan April dan Mei 2026 di Kota Kalabahi dan Maritaing, Alor Timur.
“Kami berharap sharing firman Tuhan hari ini bisa lebih menguatkan iman kami orang muda Kristen untuk terus melayani Tuhan Yesus dengan segenap hati dan jiwa,” tutup Demas.
Dr. David Robbins dan Dr. Deve Benn dan tim dari Jakarta mengucapkan terima kasih atas penyambutan hangat dari Pengurus dan Anggota GAMKI Alor.
“Kami bersyukur bisa datang bertemu saudara saudari seiman kami di Pulan Alor. Semua ini terjadi atas penyertaan Tuhan,” kata Dr. David Robibins melalui penerjemahnya, Pdt. Tolop Marbun.
“Pulau Alor sangat indah karena diberkati Tuhan,” lanjut Dr. David.
Pdt. Tolop Marbun kemudian memberikan kesempatan kepada Dr. David untuk memaparkan materi firman Tuhan.
Firman itu terambil dari bacaan Yesaya 6:1-8 dengan topik: “Yesaya Mendapatkan Panggilan Allah.”
Tema diskusinya terambil dari ayat 8 tentang: “Ini Aku, Utuslah Aku!”
Dr. David memaparkan materi firman Tuhan ketika bagaimana Yesaya menemui Tuhan Allah di tempat yang maha Kudus.
Materi itu disampaikan disertai pemaparan data-data mengenai bukti arkeologi dan bukti sejarah tentang fakta-fakta adanya kitab Nabi Yesaya.
Dr. David menunjukkan gambar Kitab Nabi Yesaya aslinya ditulis dalam bahasa Ibrani Kuno (Biblical Hebrew).
Ia mengatakan bahwa Kitab Nabi Yesaya berbahasa Ibrani itu yang pernah dipakai Yesus untuk belajar di Bait Allah ketika masih berusia 12 tahun.
“Kitab inilah yang pernah dipakai oleh Yesus untuk belajar di Bait Allah,” katanya.
Dr. David meminta seluruh Pengurus dan Anggota GAMKI untuk terus semangat melayani dan memuliakan Tuhan dalam kondisi apapun.
Sebab Tuhan Allah adalah Raja yang besar, yang memerintah seisi dunia, yang sedang duduk di tahta-Nya yang Kudus.
“Saudara harus katakan dengan suara yang keras, dengan hati yang kuat: Ini Aku, Utuslah Aku,” ujarnya diikuti seluruh pengurus dan anggota sebanyak tiga kali.
Dr. David juga meminta aktivis GAMKI untuk menjaga kekudusan diri dan tetap percaya bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya Tuhan dan Juru Selamat.
“Yesus pasti datang kembali menjemput saudara dan saya. Tetap percaya bahwa Dia adalah Tuhan dan Juru Selamat. Amin,” tegasnya.
Sementara, Dr. Deve Benn dalam materinya menguraikan tentang pengalaman imannya ketika ia menjalankan misi penginjilannya di dunia selama 40 tahun lebih.
Dr. Deve mengatakan, dalam misi misionarisnya tersebut, tantangan iman paling besar ia temukan di negara India.
“Saya pergi ke India. Di sana banyak orang Kristen mengalami diskriminasi dan pembunuhan besar-besaran,” ujarnya.
“Tapi di situlah Yesus Kristus bekerja. Di tempat yang mengalami diskriminasi dan pembunuhan, di situlah ada gereja yang dibuka di Kota itu,” katanya lebih lanjut.
Dr. Deve percaya bahwa India suatu saat nanti akan menjadi negara mayoritas penduduk beragama Kristen.
Sebab saat ini banyak orang-orang terutama pengedar dan pengguna Narkoba, pelaku sex bebas, pengidap HIV/AIDS yang tidak percaya Tuhan, kini bertobat dan percaya Yesus.
“Mereka kini bertobat dan menjadi pengikut Yesus yang setia. Mereka menjadi penginjil dan membuka banyak gereja di kota-kota besar di India,” katanya.
“Saya percaya bahwa India akan menjadi negara (mayoritas penduduk beragama) Kristen,” ujar Dr. Deve penuh iman.
Dr. Deve mengajak seluruh civitas GAMKI untuk terus setia melayani Tuhan Yesus, menjaga kekudusan diri dan mengabarkan Injil di manapun berada.
Ia juga mengajak aktivis GAMKI Alor untuk bergabung di Yayasannya menjadi misionaris di seluruh dunia.
“Kami mengajak kalian untuk bergabung menjadi misionaris di dunia melalui yayasan kami. Di sana Anda bisa melihat Yesus berkerja di seluruh dunia,” katanya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan doa bersama dan diskusi kerja sama Yayasan yang dipimpin Dr David Robbins dan Dr Deve Benn dengan GAMKI Alor dalam bidang studi misi Misionaris di Jakarta dan Kanada.
Dr. David juga mendoakan Sekretaris GAMKI Alor Fierre Ronaldus Sir yang berulang tahun ke 39 pada tanggal 12 Februari 2026. (*).





