KALABAHI,RADARPANTAR.COM-Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Alor, Muhammad Baesaku, S.Sos., M.Sos, melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Siratal Mustakim, Desa Bampalola, Kecamatan Alor Barat Laut (ABAL), Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Rabu (10/3/2026). Dalam Safari Ramadan itu Baesaku dorong warga Bampalola manfaatkan lahan tidur untuk meningkatkan produksi pertanian dan pengembangan UMKM.
Sebagaimana dikutip Zonaline News kegiatan ritual keagamaan itu merupakan hari kedua Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Alor.

Sebelumnya, pada hari pertama Safari Ramadan, Kepala Dinas Pariwisata bersama jajaran Dispar Alor mengunjungi Masjid Al-Anshar, Desa Hulnani, Kecamatan Alor Barat Laut.
Dalam kunjungan di Masjid Al-Anshar Hulnani tersebut, rombongan Dinas Pariwisata Kabupaten Alor juga menyerahkan satu unit pengeras suara untuk masjid serta paket sembako bagi kaum dhuafa jamaah Masjid Al-Anshar Hulnani.
Sementara pada kegiatan hari kedua di Masjid Siratal Mustakim Bampalola, Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Baesaku S.Sos M.Sos didampingi oleh Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Karnijan Koko, S.Sos dan Maya Kou, SE.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Isya, Tarawih, dan Witir berjamaah bersama masyarakat setempat. Setelah itu, Muhammad Baesaku menyampaikan hikmah Ramadan di hadapan jamaah yang memadati Masjid Siratal Mustakim.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata juga menyerahkan bantuan berupa satu unit tiang microphone sound system untuk masjid serta paket sembako bagi kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Dalam hikmah Ramadan yang disampaikannya, Baesaku mengajak masyarakat menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat iman, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat hubungan dalam keluarga dan kehidupan bermasyarakat.
“Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat bagi kita untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta mempererat hubungan dalam keluarga maupun dengan sesama,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya sikap saling menghargai dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat sehingga tercipta kehidupan sosial yang rukun dan harmonis.
Dalam kesempatan tersebut, Baesaku juga mendorong masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah dengan memanfaatkan lahan kosong atau lahan tidur, salah satunya dengan menanam porang, mengingat Kabupaten Alor telah memiliki pabrik pengolahan porang yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Lahan kosong yang ada di desa dapat dimanfaatkan untuk menanam porang. Apalagi kita sudah memiliki pabrik porang, sehingga hasilnya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak para pelaku UMKM di desa untuk terus mengembangkan produk lokal agar dapat dipasarkan lebih luas, termasuk melalui NTT Mart by Dekranasda.
“Kami berharap para pelaku UMKM dapat memasukkan produk-produknya ke NTT Mart by Dekranasda sehingga produk lokal Alor semakin dikenal dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Siratal Mustakim, Karim Ali dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Alor, khususnya Dinas Pariwisata, atas kunjungan Safari Ramadan serta bantuan yang diberikan kepada masjid dan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan ini. Bantuan yang diberikan tentu sangat bermanfaat bagi masjid dan juga bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Safari Ramadan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Selain menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan. *** morisweni




